Untuk kamu yang masih dalam rahasia-Nya
Siapapun
kamu, dari manapun asalmu dan bagaimanapun parasmu
Jika aku
tlah menjadi imam mu…
Akan ku jaga
dan ku naungi kau sepenuh jiwa sebagai imam mu
Akan
kulapangkan dada ini untuk mencintai dan menyayangimu
Cinta yang
tak kan memandang dari fisik, pangkat dan harta yang kau miliki
Namun cinta
karena Alloh, agama serta akhlak muliamu
Jika saat
ini kau sedang mencari sosok imam mu
Jangan
sedikitpun kau resah dan ragu
Aku pun juga
tengah menantimu
Tunggulah
aku untuk menjemputmu nanti
Ukhti,
bukannya aku ingin berlama-lama
Bukan pula
aku ingin menunda
Justru aku
masih berfikir,,,,
Ukhti,
pantaskah aku jadi imam mu?
Imam bagi
makmum yang terindah dan sempurna di mataku?
Jujur, ukhti
Aku takut
tidak sanggup membimbing sholatmu
Aku khawatir
tidak bisa mengajarimu untuk mengkaji kitabmu
Aku ragu
ilmu agamaku belum mumpuni untuk mengajarimu
Aku takut
belum mampu mendidik anak-anak kita
Bahkan AKU masih
merasa belum siap menjadi imam di keluarga mungil kita
Untuk itu,
ukhti sedang apapun kau kini
Percayalah
aku sedang berusaha memperbaiki diri
Aku tengah
mengkaji dan mendalami agama yang haqiqi
Aku tengah mencari bekal materi dan rejeki
Untuk menjadi imam yang sesungguhnya
Sekali lagi, jagalah hatimu wahai ukhti
Tunggulah hingga daku datang
Tunggulah sampai hatiku mantab
Tunggulah hingga aku sanggup dan siap
Percayalah aku akan membawa sejuta harap yang
selama ini kau nantikan
Harapan yang tidak akan membuat penantianmu
sia-sia
Untukmu lah aku berusaha dan berupaya
Namun jika aku
datang nanti, janganlah terlalu cepat kau menjawab
Jadikan
Alloh menjadi bagian dari jawabanmu
Istikharahlah
dalam sujud dan doamu
Jika kamu
mencintaiku, janganlah mengakuinya dengan cara haram
Aku memang ingin
kamu dan cintamu, namun dengan rahmat Alloh
Bukan cinta
karena bisikan syaitan
Aku hanya
takut permainan cinta akan menarik dan menjeratku
Calon
bidadari surgaku….
Di belahan
bumi manapun kau saat ini
Tentunya kau
tahu bahwa cinta adalah amanah
Begitupun
cinta sebuah tali akad yang nanti akan ku ikatkan
Saat kau menjadi
anugerah sekaligus amanah terbesar dalam hidupku
Amanah yang
tidak ringan dari ayahandamu yang akan beralih ke pundakku
Jika kau
yakin akan cintaku
Tunggulah
dengan sabar, akan ku ketuk pintu rumahmu disaat yang tepat nanti
Tapi ku
mohon, jangan sedikitpun kau berikan aku keistimewaan
Keistimewaan
sebagai imam yang memang belum pantas kudapatkan
Calon ibu
dari anakku…..
Aku tak
ingin cinta yang berwarna
Biarkan ia
polos apa adanya
Hingga saat
yang tepat untuk kita akan saling mewarnainya
Saat dimana
rahmat Alloh telah memayungi kita
Wahai
penyejuk hatiku…
Jangan sedikitpun
kau katakan apapun yang kau rasakan
Jangan
mendorongku untuk menjauh dan kehilanganmu
Aku hanya
ingin menjadi imam yang tidak ingin membuatmu melakukan dosa
Bahkan hidup
dalam naungan cinta terlarang di belakang keluarga
Teruntuk
cinta pertama dan terakhirku
Akulah calon
imam mu
Yang akan
datang menjemputmu
Merangkulmu
dengan cara yang halal
Menjadi imam
dalam sholat sepanjang harimu
Serta
mencurahimu berjuta kasih sayang
Perindu
surgaku, bukan aku mau pura-pura alim
Atau ingin
berlagak sok suci
Aku hanya
tidak ingin hatimu sakit, menyesal dan tersiksa batinmu
Aku tidak
ingin cinta yang di bawah murka Alloh
Biarkan aku
tetap di ambang batas yang tak ingin ku lampaui
Biarkan
cinta ini tetap putih, murni dan suci
Untuk itu,
pertahankan apa yang indah pada dirimu
Kini, esok
dan nanti
by:
Calon imam
masa depanm
u
u

0 Response to "Untuk mu yang masih dalam rahasia-Nya ,,"
Post a Comment